Camkan itu! Bokeb Aku pun berbaring di kamar, telanjang, hanya memakai selimut sambil menunggu mama. Mama pun mulai menghisap kontolku. Bukannya diam, mama malah menamparku dengan keras, begitu kerasnya hingga membuat kupingku ikut sakit dan menyuruhku masuk ke kamarku.Aku pun beranjak pergi sambil mengelus pipiku. Yakin kamu gak mau bilang sama mama? Setelah aku tenang, aku mencoba berpikir, mungkin mama sengaja berpakaian seperti itu untuk menggodaku.Hari itu mama sedang mencuci piring. Detik-detik berganti jadi menit dan menit pun silih berganti hingga aku tertidur.Saat aku terbangun kudengar suara mobil ayah. Terutama sepakbola. Hingga suatu hari, kusadari ada yang berbeda.Setiap hari mama selalu berpakaian sopan, bahkan terkadang tetap memakai jilbab meski sedang di rumah.




















