Aku hanya menarik napas dalam-dalam. Bokep China Ia melanjutkan kata-katanya dengan suara berat. Kulihat Linda masih tak bergerak. Posisi tidurnya belum berubah. Sekujur badanku tampak habis matang-matang digigitnya meninggalkan bekas yang membiru.Tak lama kemudian aku kembali ke tempat tidur. Hari masih pagi. Aku menggelinjang sesaat setelah air berwarna kekuningan itu terkuras habis, membuat organ tubuhku itu berangsur-angsur mengendur dan layu.Aku lalu memutar sebuah tungkai penyiram air pada kloset. Ia melanjutkan kata-katanya dengan suara berat. Aku merasakan suatu keganjilan. Pikiranku menjadi teringat kembali pada mimpi yang sempat kualami.Saat itu aku berada di sebuah bar. Aku mengenakannya, menutupi auratku yang besar kecoklatan. Aku tak menyahut. Hari masih pagi. Mimpi yang konyol”, pikirku. Ia menceritakan hari-harinya di kantor siang itu, mengutarakan rencananya nanti malam, dan menceritakan aktivitas tambahan yang dilakukannya tadi pagi.




















