katanya sedikit terengah.Oh ya. pintanya penuh manja.Tetapi mendadak bunyi telepon di ruang depanberdering. Bokep Rusia Ia tersenyum melihatku.Maaf Mas, sapu tangan saya ketinggalan, katanya.Ia mencaricari. Turun tidak, turun tidak, aku hitung kancing.Dari atas: Turun. Aku tidak menjepit tubuhnya.Tapi kakiku saja yang seperti memagari tubuhnya. Aku tersetrum. Kini pindah ke paha sebelah kanan. Kerjaan hari ini sudahkugarap semalam. Ke bawah lagi: Hah habis kancingku habis.Mengapa kancing baju cuma tujuh?Hah, aku ada ide: toh masih ada kancing di bagianlengan, kalau belum cukup kancing Bapakbapak disebelahku juga bisa. Sambil menjawab telepon di kursi iamenunggingkan pantatnya.Ya sekarang Sayang..! Alamak.., jauhnya. Sesekali tangannya nakal menelusup ke bagiantepi celana dalam. Laluasyik membuka tabloid.















