Beruntung semuanya bisa dilakukan dengan cepat karena ketukan kedua segera menyusul terdengar beberapa detik kemudian.“Masuk!”, Lia berteriak pelan ketika mereka berdua telah siap berdiri di depan meja kerja.Namun baru pintu ruangan terbuka sedikit, sekilas Lia melirik ke arah kursi kerjanya. Keduanya bergiliran dihisap dan diemut oleh Pak Wid. Bokeb Kini Lia terlihat seperti seorang wanita yang sedang menyusui bayi besarnya.“Oooh…”, desah Lia pelan ketika Pak Wid sedikit menggigit puting payudaranya.“Toketmu benar-benar luar biasa sayang, padat dan kenyal!”, sebuah kecupan dan pagutan mendarat kembali di bibir Lia.“Bapak suka?”.“Suka banget!”.“Just enjoyed it, it’s all for you…”.Sambil tetap menikmati kepadatan payudara Lia, berlahan tangan kanan Pak Wid merayap turun merabai kedua betis sang wanita yang kini dalam posisi menjuntai di atas meja.




















