Oh iya Kir….” ia menoleh ke arahku sebelum keluar ruangan, “nanti malam katanya Mbak Anissa mau hadir di pestanya, gak tau jadi atau nggak nya, pokoknya kamu urus segalanya sebaik mungkin oke!”“Siap Pak” jawabku tegas.Akhirnya dgn selesainya acara kuiz ‘Who Wants to be Pervert’, mereka pun meninggalkan ruangan ini. Aqu sudah setengah sadar ketika orang terakhir menyemburkan air maninya ke wajahku, aqu melihatnya samar-samar orang itu adalah Pak Andri, air maninya sudah tak banyak dan sangat encer, mungkin sudah terkuras pada ronde-ronde sebelumnya. Vidio Bokep Pokoknya segera adukan mereka ke ketua partai biar dipecat tau rasa tuh!!” sahut ibu gendut itu.Gairah SexAqu segera membawa mereka ke ruang kosong dekat situ.“Ampun Mbak…ampun, bener bukan kami!” kata mereka“Ssstt….iya aqu juga tau bukan kalian kok!” kataqu,“pelaqunya si bandot munafik itu aqu tau jelas, kalian sengaja aqu




















