Surat itu beserta sebuah bolpen lalu disodorkan ke hadapan Sasha. Bokeb Rasanya penisnya seperti dikocok-kocok maju-mundur oleh sesuatu. Kebetulan, pak Anton juga ikut lembur sebagai supervisor Sasha yang harus memeriksa dokumen-dokumen yang dipersiapkan oleh Sasha.Sementara itu, Aldy sudah terlebih dulu pulang dari sore karena tidak ikut lembur hari itu. Kedua puting payudara Sasha lalu dicubit-cubit pelan oleh Pak Anton sambil sesekali meremas kuat dada Sasha dengan gemas.Pak Anton menggosok-gosokkan wajahnya dengan pelan untuk membelai payudara Sasha sehingga kulit payudara Sasha terasa geli saat kumis Pak Anton menggosok permukaan payudaranya itu. Namun lama kelamaan matanya membelalak seperti terkejut saat mendengar penjelasan Aldy lebih lanjut.“Ya ampun Aldyyy!!!” sontak Sasha berteriak setelah mendengar seluruh penjelasan Aldy.“Kamu… kamu menggelapkan pajak?!




















