ahh.”Badanya semakin bergetar, dan akhirnya. Bokeb “Aduh .. Kudekatkan wajahku ke wajahnya dan kukecup pipi sebelah kanannya, dia diam tak bereaksi.Ku kecup bibirnya, dia menarik napas dalam entah apa yg ada dipikirannya dan tetap diam, kulanjutkan mencium hidungnya dan dia memejamkan mata.Ternyata napsu sudah menggerogoti kepalaqu, kulumat bibirnya yg tipis dan ternyata dia membalas lumatanku, bibir kami saling berpagut dan kulihat dia begitu meresapi dan menikmati adegan itu.Kitarik tangannya untuk duduk disebelahku di sofa yg lebih panjang, dia hanya mengikuti sambil menatapku. Kukeluar masukkan jariku disana, badannya semakin melenting seperti batang plastik kepanasan, terus kukucek-kucek semakin cepat badannya bergetar menerima perlaquanku. “Gimana vi rasanya?”“Enak pak.”
Kulihat air matanya berlinang. “Kenapa kamu menangis vi.”
Dia diam tak menyahut.“Kamu nyesel udah melaqukan ini?” tanyaqu.“Bukan pak.”“Lantas?”“aqu bahagia, akhirnya aqu mendapatkan apa yg aqu idam-idamkan selama ini yg




















