Dia memang tergolong wanita yang rajin, seolah-olah tidak ada capeknya.“Bagaimana dengan pekerjaannya di kantor, mas ?”
“Baik dek” aku biasa memanggilnya dengan sebutan adek. Bokep Jilbab/Hijab Melihatnya, seolah aku sedang bercermin. Segera saja aku menuju kamar mandi bawah untuk mandi. Istriku yang memakai daster lusuh dan berdandan sangat natural.Selesai mandi, segera aku masuk ke kamar Daffa. Mereka masih tidur dalam satu kamar. Meski di rumah tidak ada pembantu rumah tangga, namun istriku mampu mengerjakan hampir semua pekerjaan rumah dengan baik. Kukecup keningnya, selanjutnya aku beranjak menuju kamar Zahra dan Nadia. Tujuanku agar Yuni tidak terlalu kelelahan dalam mengurus rumah tangga dan anak-anak kami. Setelah kucium keduanya yang sedang terlelap, segera aku beranjak menuju kamar tidurku.Di dalam kamar, istriku sedang menyalakan lampu tidur. ” Ya, semoga dek Yuni suka dan mau memakainya malam ini ”




















