Aku hanya bisa terdiam terpaku. “Aku harus menjadi orang pertama yang..”
Erik tidak menyelesaikan kata-katanya dan mulai melumat bibirku dengan sedikit kasar. Bokep Arab Tak lama, Aryo temanku yang sepertinya suka denganku datang, sambil menyerahkan hadiah, dia mencium kedua pipiku. “Emm..” aku tidak berani bilang kalau aku merasa sakit. “Ini akibatnya kalau jadi perempuan genit!!”
Erik menariknya lagi untuk kedua kalinya, pakaian dalamku semakin terlihat. Itu namaku. Teriakan kepuasan dari wanita itu pun membahana di seluruh ruangan. Kalau kamu capek, besok bolos saja.”
Erik pun menggendongku yang masih terisak kekamar tidurku. Nafasnya terdengar berat penuh dengan kemarahan dan birahi. Wanita itu mengerang dengan keras. Aku..melakukan kesalahan apa?”Tanpa banyak bicara, Erik menggeretku ke tempat tidur, mencopot dasinya dan menggunakannya untuk mengikat kedua tanganku dengan kencang. Erik bersama seorang wanita yang sangat cantik, berambut panjang, kulitnya pun sempurna.




















