Alamak.., jauhnya. Film Porno Kemudian menyerahkan celana pantai.Mbak Iin, pasien menunggu, katanya.Majalah lagi, ah tdk aq harus bicara padanya. Atau kesialan, karena ia masih mengangkat tabloid menutupi wajah? Kemudian menyerahkan celana pantai.Mbak Iin, pasien menunggu, katanya.Majalah lagi, ah tdk aq harus bicara padanya. Masih melongo.Tolong itu jendelanya direptin sedikit katanya lagi.Ini? Kadangkadang ketimun. Jakarta yg panas membuatku kegerahan di dalam angkot. Lalu ia kembali memijat pangkal pahaku. Aq jelas mendengarnya dari sini.Kembali ruangan sepi. Hangatnya, biar begitu, tetap terasa. Aq kira aq sudah terlambat untuk bisa satu angkot dengannya. Ia tersenyum ramah. Masih melongo.Tolong itu jendelanya direptin sedikit katanya lagi.Ini? Paling tdk ada untungnya juga ibu menyuruh bayar arisan.Mbak Iin.., gumamku dalam hati.Perlu tdk ya kutegur?











