Benar-benar kampanye, nih? Tapi dari tempatku berdiri, aku dapat melihat di dalam mini bus itu ada sepasang remaja berciuman. Bokep Thailand Pulang lho! Selalu ingat Ipet, kalau aku sendirian.”
“Ipet?”
“Pacarku.”
“Oh. Kami berdua pindah ke bangku tengah Kijangku. Aku tersenyum, dan ia pun tersenyum. Mikha cuma mengangkat tinjunya, tapi matanya kulihat mengedip. Yang kiri lalu yang kanan. Mikha mengangguk perlahan. Macam-macam saja ulah mereka, maklumlah sudah saat kampanye terakhir buat partai-partai di Jakarta ini. Aku rasakan hatiku tergetar, bibirku pun kurasakan bergetar, begitu juga dengan bibirnya. Wajahnya yang cantik tersenyum kepadaku. Terdengar suara aneh. Lho, kok aku bicara politik.




















