Om Ridwan tersenyum lebar. “Ini aja deh Om…”, Cinta akhirnya menyerah dan menunjuk sebuah tablet PC berukuran 10 inchi merk terkenal. Bokep Mom Mereka sudah berpacaran hampir setahun lebih. Om Ridwan berdehem. Cinta berdecak kagum dengan harga kamar hotel yang tertera di brosur. “Ini Om Ridwan”.Cinta terkaget mendengar nama itu. Jika anda ingin saya membuka paha, maka kuraslah isi dompet anda. Cinta meletakkan brosur itu kembali dan mengikuti langkah Om Rudi menuju lift. Tubuhnya yang sedikit berisi justru membuat karakter kebapakannya terlihat jelas. Rambutnya yang mulai jarang dan sedikit memutih, menunjukkan kalau ia adalah sosok yang intelektual. Oke cukup, pikir Cinta. “Hehehe ya udah gak usah aja kalo gitu”.




















