Tambah lagi dong, ususnya banyakan ya” sahut seorang pemuda menyodorkan mangkok kosong ke dekatnya, “kaya lebih enak hari ini, dagingnya pasti segar ya Pak?”“Selalu Den, Bapak selalu pakai daging segar supaya kualitasnya gak nurun” jawab Pak Fahri sambil menuangkan kecap ke dua mangkok mie, Hamzah langsung mengambil nampan tersebut setelah ayahnya selesai, “nih…segini Den…cukup ga?” ia lalu menuangkan jeroan beserta kuah yang disendoknya dari panci.“Cukup Pak, makasih ya!” pemuda itu kembali ke mejanya.“Pak! Bokep Jepang Jill merasakan putting susunya mulai mengeras di balik bra-nya, dirasakannya selangkangannya menjadi basah oleh birahinya dan nafasnya menjadi tersengal.“Pak…eerr terima kasih atas bandrek dan keramahannya, saya jadi bingung bagaimana membalasnya”“Oohh…gak apa apa Bapak ikhlas kok, ga mengharapkan balasan apa-apa”“Memangnya bapak gak pernah merindukan kehangatan seorang wanita selama ini?” Jill mulai menggodanya.“Eng… tentu saja Non, biar gimanapun, saya ini




















