Dalam masa penculikan itu, Marissa mulai ketagihan dan tidak jarang dia yang mulai meminta.“Mas Dody.. Bokeb Serta merta aku menggenjot tubuh Marissa mulai dari perlahan hingga semakin cepat berirama. Hemh.. Matanya akhirnya aku tutup dengan lakban sebagaimana aku menyumbat mulutnya. Semoga kamu betah disini..” ledekku kemudian mengunci kamar itu dari luar.Jadilah Marissa terikat erat dan disekap di salah satu kamar di apartemanku. Suasana di jalan relatif sepi di Senin malam itu. Serta merta aku menggenjot tubuh Marissa mulai dari perlahan hingga semakin cepat berirama. Aku memang sudah mempelajari kehidupannya. Hidup yang penuh kesendirian ini menjadi begitu bergairah.Setiap hari itu juga aku tunjukkan cintaku dan perhatianku padanya, meski tidak pernah aku lepaskan ikatan di tubuhnya.




















