Ia hanya tersenyum mesum sambil pergi berlalu. Jilbabku basah oleh cairan kental berbau amis itu, begitu pula baju kurungku…Kulihat Om Roby terengah-engah setelah mencapi klimaks..Aku hanya terlentang lemas setelah satu jam ia menikmati semua lubang kepuasan di tubuhku…“Memek sama anusmu memang hebat Vin…Bapak ketagihan buat make kamu..Selama setahun bapak Cuma bias ngremesin pantatmu, sambil bermimpi suatu saat bias njebol lubang anusmu….” Kata Om RobyAku sebetulnya merasa tersinggung dengan ucapanya. Bokep Crot Aku justru merasa terhina, karena k0ntol seorang pria yg bukan suamiku kini sedang menggesek-gesek pantatku yg masih tertutu rok itu. Sorot matanya menunjukan kelicikan..“Hmmmmm….apapun kamu harus membayar hutang kamu”….”Atau kita selesaikan saja secara hokum??”..Ancam Om …Aku semakin panic dengan ancaman itu…“Ssaya mohon jangan pak…”“Saya pasti akan bayar…Saya masih punya anak pak….” Kataku tersedu-sedu…“Trus, kamu mau bayar pake apa?”“Kamu bilang nggak punya uang?”“Beri




















