Aku jadi nekad mencium pipinya. Bokeb bagimana kalo ke Nine Ball Café..? bagimana kalo ke Nine Ball Café..? begitu berulang2. begitu berulang2. Nanti main bilyard yuk..? Setelah selesai mandi kami mengenakan handuk dan kami duduk di sofa sambil aku peluk dia. eh.. Lagi mau nyari proyek ya?” jawabnya dengan ketus. ”Hai Nana, apa kabar? Dia minta padaku untuk berjanji tidak akan mengulangi hal yang sama ini.Cukup sekali dan biarlah itu jadi kenangan indah saja. Dan ketika kami sedang istirahat menunggu bola disusun, aku sengaja menyandarkan badanku ke dia yang sedang duduk di sampingku,dan hasilnya dia diam saja.Kami meneruskan permainan bilyard kami dan dia seperti lupa kalo sebelumnya dia mengajakku pulang dan kesempatan ini aku gunakan sebaik-baiknya.




















