Matanya sembab karena menangis.“Om… saya hamil”, dan tangisnya tumpah meledak. Dia menatap tajam. Bokep Mom Sanggupi untuk mengganti rugi semua biaya pengobatan. Roti dengan keju, pakai daging kambing, cendawan dan potongan-potongan … apa ya indonesianya green pepper?”“Saya juga tidak tahu Om”, katanya menerima piring yang kusodorkan pada alas serbet kertas peganganku.“Cabe yang sebesar tinju.”“Ooo.” Dia letakkan kaleng cocacolanya di counter dapur dan diapun mulai hendak menggigit pizza itu, meniup-niupnya karena masih panas, kemudian menggigit lagi dan mengunyahnya. Mengapa dia menelpon aku memberitahu ini?Dan benar saja. Kenapa?”“Om baik.”“Apa lagi?”“Om ganteng”.“Andi kan juga ganteng?”“Om lebih ganteng dan lebih tinggi … dan macho.” Dia kembali tersenyum genit memandang ke wajah, lengan dan dadaku.




















