“Tenang… Santai dulu… Duduk gih…”, katanya sambil menunjuk ke arah kasur. Pikirku daripada Candra nekad mengupload video itu, lebih baik aku menurutinya saja. Bokep SMA Mungkin sudah satu jam lebih aku berada dalam kamar kost ini. Aku segera balik ke kamar dan mandi. Aku merasa kotor, walaupun aku sudah memberikan tubuhku pada Mas Wahyu, namun aku tidak terima harus diperlakukan secara begini.“Jangan…”, aku mencoba mendorong Candra, karena ia sudah bosan mengoral vaginaku dengan jarinya setelah beberapa menit. Lalu discrollnya hingga ke bawah dan diklilnya satu file yang membuatku hampir pingsan melihat itu.“Darimana lu dapat?!”, tanyaku keras. “Tapi…”, kataku. Aku jijik dengan diriku ini. Hatiku benar-benar hancur, kini ada seorang pria lagi yang sudah melihat tubuhku ini. Aku perlahan menyepongkan penisnya itu. “Masuklah…”, katanya sambil tersenyum, lalu pintu ditutup dan dikuncinya.“Mau mu apa?”, aku




















