Oh ya, Tante ke sini mau minjamflash diskkamu sebentar.”“Oh, ambil aja di laciku yang nomor dua,” ujarku sembari menunjuk jari jempolku ke belakang.“Ok, sip deh.”Aku berjalan meninggalkan tanteku yang sedang mengubek laciku. Bokep Mama Dengan mata yang belum terbuka sepenuhnya, aku berjalan ke kamar mandi untuk mencuci muka dan gosok gigi.Kuturuni anak tangga dengan perlahan. Namun aslinya jantungku sangat berdebar. Obatin tuh keseleo kamu. Obatin tuh keseleo kamu. Panggil ke sini, Yang,” ujar pamanku yang terdengar olehku karena suaraspeakeryang keras.“Lukas, Pamanmu nyariin kamu tuh,” panggil tanteku yang langsung kuturuti.Aku menghampiri tanteku dan langsung duduk di sampingnya. Aku sontak langsung panik dan menutupi selangkanganku dengan handuk. Ah, bangsat!Aku membuka mataku dan menguceknya. Toh nanti di depan kamera, bagian kakiku gak bakal kesorot kok.Setelah memastikan bagian atas diriku sudah rapi dan bersih, aku menyalakan laptopku.













