“Kalian berdua. Sial benar. Bokep Mom Seharusnya aku sudah bisa menduga ketidak-harmonisan hubungan mereka ketika ayah Chie meninggal dunia. “Dasar! Kuulurkan tanganku ke sela jeruji pagar, menarik pipinya, membuatnya mengerang, membuka pagar dan memukuli pundakku.“Ray, bagaimana menurutmu tentang keperawanan?” Ahk. Siapa coba?”
Kudengar tawa Jay beriring tawaku sendiri. “Ray…” kudengar gadis itu meratap terisak dalam dekapanku. Siapa coba?”
Kudengar tawa Jay beriring tawaku sendiri. Itukah sebabnya kamu diam saja mendengar selorohanku tempo hari? “Chie…” erangku tertahan, mataku terpejam. Perasaan yang hilang saat aku terpaksa menarik keluar batang kemaluanku dan menyemburkannya di atas perut gadis-gadis itu. Jay, kembaranku. Jay bangkit berdiri dan menghampiriku. “Iya.”
“Sungguh, Ray?” Chie mengangkat kepalanya, senyumnya mengembang di sela air mata yang mengaliri pipinya. Tapi…”
“Sshhh… mohon jangan menolakku sekarang.”
Chie mengecup bibirku, meraih tombol lampu, membiarkan kegelapan menyelimuti kami berdua. “Ray, kapan aku bisa




















