aqu sekretarisnya Pak Adi, aqu akan selesaikan masalah ini dgn mereka” kataqu turun tangan, “Yadi….Tomi…kalian berdua ikut aqu!” kataqu tegas.“Ahhh…jangan Mbak…ampun…iya kita minta maaf deh, kita ngaqu….!” kata mereka ketaqutan.Ting….pintu lift membuka…aqu melotot menyuruh mereka jaga sikap dan mengajak mereka keluar.“Eh….Kir!!” Nia menarik lenganku.“Tenang, gua akan selesaikan kok!”“Mbak! Bokeb Bokepnya harcore pula adegan seorang perempuan digangbang banyak lelaki, weleh…weleh…dasar munak, sayg BB-ku sedang di charge di kantor bawah jadi tak bisa mengabadikannya.“Mbak….Mbak Kirana…!!” suara orang memanggilku dari belakang sehingga aqupun menengok, ternyata Pak Kardi, salah satu petugas kebersihan sedang menghampiriku sembari membawa sesuatu, “ini Mbak aqu nemuin di toilet bawah, mungkin punya salah satu bapak atau ibu di dalem”“Ohh…iya coba aqu tanya, kebetulan aqu mau ke dalem juga” kataqu sembari menerima ponsel tersebut, “makasih yah Pak”Aqu lihat di layarnya nampak ada missed




















