Nur boleh saya duduk, saya mau tau kenapa kamu cerai…?”“Hmmm… gimana yach.. Film Porno saya dan Santi.. pada kami.”“Ya.. Pak, enak sekali deh, apalagi saya sudah lama ngak ngerasin yang beginian” ucap Nur.Mendepat sinyal yang positif, maka aku gendong dia ke kamar, lalu aku baringkan di atas kasur. Bapak jangan!” Tapi kemudian dia membalas kecupanku dengan lembut sekali diikuti lidahnya memainkan lidahku yang membuat aku makin berani.“Pak.. “Terima kasih Pak, Santi senang sekali bisa meneruskan sekolah, terima kasih Pak, Bu.”“Ya, tapi kamu harus rajin belajar, dan kalau sudah pulang sekolah kamu harus bantu ibumu,” kata istriku sambil berpelukan dengan Santi, kulihat di wajah ibunya Nursyifa pun terlihat keceriaan.Enam bulan berlalu sejak Nursyifa dan Santi bekerja di rumah kami, aku belum pernah berbuat mesum dengan Nursyifa sewaktu istriku pergi keluar kota untuk urusan bisnis




















