Aku diam saja, tak sabar ingin segera
sampai di hotel.Begitu pintu kamar ditutup, aku tak bisa menahan gejolak nafsu lebih lama lagi, tanpa mempedulikan
keberadaan JJ, kupeluk dan kulumat bibir Bobi dengan penuh gairah, seperti laki laki lainnya diapun
membalas cumbuanku tak kalah ganasnya. Vidio Porno “Siapa ya?” tanyaku
mendekatinya, suaraku tertimpa kebingaran musik yang semakin menggelegar. “Tuan putri, udah kita tunggu nih
di kamar 1620, cepat berangkat sekarang” perintahnya langsung mematikan HP.Kudorong tubuh JJ turun dan aku ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhku lagi.Setelah kembali berpakaian, me-make up wajahku, kutinggalkan JJ yang masih telentang telanjang
memandangku seakan berat melepas kepergianku ke pelukan laki laki lain, padahal itu adalah kerjaan dia
sehari hari.“Ly, kapan kita bisa melakukannya lagi” katanya sambil menyelipkan segebok uang dalam belahan dadaku. “Ah, brengsek kamu” tukasku. “Tapi
tuan, saya nggak biasa dengan yang seperti ini, apalagi cantik




















