“Erik sudah pulang!!”, pikirku senang.Aku pun berlari keluar kamar untuk menyambutnya. Berada di tengah-tengah mereka saja sudah sangat membuatku special. Link Bokep Aku pun hanya bisa tertawa, aku pun menetujuinya. Hari itu, aku mulai merasa bosan di rumah dan Erik belum pulang dari kantor. Akhir-akhir ini, kami memang jadi sering membicarakan soal cowok. Nafasnya terdengar berat penuh dengan kemarahan dan birahi. Aku pun merasa heran dan sedikit takut. Erik menciumi diriku yang bergetar hebat dengan sedikit paksa. Dia sangat memanjakan aku. Senyuman misterius menghiasi wajahnya. Aku pun mengikuti permainannya, sedikit takut, sedikit ingin tahu. Tanpa sadar pipiku bersemu merah.Setelah pesta usai, Erik mengajakku istirahat di kamar hotel. Tak lama, aku pun tertidur lelap.Hari ini adalah ulang tahunku yang ke-14.




















