ketika jam sebelas seperempat malam, Tibor meminta dibuatkan minuman hangat terhadap salah seorang dibelakang dan meminta supaya Cia yang mengantarkan. Bokep Family Berharap-harap cemas Tibor menantikan kedatangan minuman itu. Cia makin meronta keenakan, dengan menggoyang pingulnya supaya Tibor lebih bersemangat. Kata tibor, Cia menjawab: jangan takut bang, ada Dewi di situ untuk menjaga apabila ada orang yang bakal keluar alias masuk dari pintu itu. Seusai sukses memperoleh penis tibor, walupun posisinya agak miring, digenggamnya barang berkapasitas sedang itu dan dirasakan oleh tangan Cia dengan penuh kenikmatan. Kemudian tangan kanar Tibor kembali meremas kembali patudara kiri Cia jadi kedua tangan Tibor telah menguasai kedua payudara cia. Ketika seluruh penis Tibor masuk kedalam kemaluan Cia, terasa hagat dirasakan Cia. Ketika sedang asik mereka berciuman dan saling meraba, terdengarlah suara pintu terbuka dari jauh,Tibor dan Cia




















