Aku juga nggak enak hati dan malu. Aku sempat tertawa dalam hati dan berbisik, “Wah pasti cakep-cakep neh cewek di sini.. Bokep Family Saya jarang masuk ke kost putri karena pantangan. Kamarnya rapi dan bersih dan wangi lagi. Dia memenjamkan mata pekat dan tidak berani menatap aku. Owh.. Jujur saja saya orangnya baik dan rumahan. Kulihat dia memakai CD saja dan aku buru-buru melepaskan baju ku dan celana panjangku. Kali ini aku memandang wajahnya sedemikian dalam dan langsung menebus bola matanya. Aku kerja di perusahaan konsultan ternama dan layaknya executive biasanya. Selalu terbayang meski di tengah kegelapan malam. Kuperhatikan dari belakang pantatnya yang berisi dan pahanya yang mulus. Aku masih takut nanti ketemuan cewek lain lagi dan kejadian dua minggu terulang.




















