Tak lama kemudian kami sudah saling mencumbu satu sama lainnya. Dengan hanya diterangngi lampu tidur,ia menaiki ranjang tempat aku tergolek pasrah.Aku tergolek lemah diranjang dengan bertelanjang dada dan masih mengenakan celana pendek piyamaku. Bokeb Dia meraih daguku dan kembali mengulum bibirku beberapa saat. Namun karena kelalaianku juga aku tak sadar kadang tanganku bersentuhan dengan tangannya di saat anakku posisinya mulai tak beraturan. Hawa dingin malam itu membuatku semakin menjadi ingin cepat-cepat masuk kamar. Namun aku tak menghiraukan ajakan mereka sebab aku tak mau menambah beban masalahku yang sudah rumit ini. Setelah beberapa jam melakukan jalan jalan dan membeli segala keperluan,aku pun balik pulang.Dan di gerbang menuju kompleks,aku kami bertemu Bang Roji yang sedang tugas.Putriku minta berhenti dan ia ingin bertemu Bang Roji.Lalu tiba-tiba saja putriku minta agar kami jalan-jalan ke Anyer lagi.




















