Dengan perlahan aku membuka pintu belang, membuka sepatu dan berjinjit masuk ke dalam. Bokep Korea Semuanya nampak seperti biasanya. Sayang sekali karena saya gak bisa ikut dengan kalian. Ia membersihkan seluruh cairan yang ada di sana, tanpa meninggalkan bekas. Rumah nampak sepi, tapi perasaanku deg degkan sekali. Suamiku memang lagi nonton BF, tapi ia tidak sendirian. Aku sengaja tidak membawa mobil, aku memilih memakai taksi aja. “Sorry sayang, aku memang bangun terlambat. Semuanya nampak seperti biasanya. Kami bertiga udah biasa melakukan ini semenjak kuliah dulu. Aku tersedak, sebagian tertelan. Cantik dan penuh perhatian lagi!” mas Tomy berujar sambil tersenyum.Aku gak tahu apa arti senyumnya, namun perasaanku mengatakan ada sesuatu yang sebenarnya ingin ia katakan.“O ya mas, rencananya hari ini mau kemana?” tanyaku sambil menatap suamiku.“Belum tahu tuh, mungkin setelah sarapan kita diskusikan lagi.




















