Kuturunkan dia kembali ke lantai untuk memungut T-Shirt dan bra-nya. Kutikamkan lagi tombak tumpulku sehingga terpuruk sampai ke pangkal. Bokeb Apa kamu tidak suka tinggal bersamaku di rumah ini?”“Sebagai gundik?”“Sebagai apa saja menurut anggapanmu”, kataku ketus. “Saya diberhentikan dari sekolah, Om… Om tolonglah saya.” Dia menoleh padaku menghiba. Aku semakin terperosok jatuh cinta padanya. Kedua tangannya dipanggulku. Sesudah sepuluh genjotan lagi keluar masuk memiawnya tampaknya dia sudah tidak merasa perih lagi dan nafsunya bangkit lagi.“Siapa yang ngambil perawanmu?” kataku sementara terus kugenjot lagi.“Om Robby.”“Om Robby siapa? Kamu cantik sekali Ermita. Dan aku tahu dia jatuh cinta banget padaku, suka sekali pada genjotanku dan ingin menjadi isteriku. Di sana sudah kusiapkan pil anti hamil yang kubeli di rumah obat sewaktu jam makan siang tadi dan uang tunai yang kutarik dari bank-ku tiga juta.




















