Pesta gila-gilaan ini berakhir sekitar jam 11 malam.Aku sudah setengah sadar ketika Pak Hery menumpahkan maninya di wajahku, tulang-tulangku serasa berantakan. Dia kusuruh keluar dulu sampai aku memberi syarat padanya, dia menunggunya di villa tetangga yang tidak lain vila yang dijaga si Wisnu.Setelah membereskan barang bawaan, kami menyantap makan siang, lalu ngobrol-ngobrol dan istirahat. Bokep SMA tanyanya.Ngga, cuma mau ngasih surprise dikit kok jawabku dengan menyeringai dan memberi aba-aba pada mereka.Sebelum Fany sempat membalikkan badan, sepasang lengan hitam sudah memeluknya dari belakang dan tangan yang satunya dengan sigap membekap mulutnya agar tidak berteriak. Aku bangkit perlahan dan ikut bergabung dengan Fany menikmati kontol Pak Hery.




















