“… Hari saya hanya di perusahaan dari lelaki hidung belang yang hanya mendistribusikan saat knikmatan, wlwn saya tidak menerima nasib saya begitu baik apa yang bisa saya katakan nasi sudah menjadi bubur. Bokep Mama “..hmm Blm prnh, kaya pling biasa bir ja !! “Owh ya maaf pak” .. katanya. tanyanya. “..Tok..tok..tok..pintu Hotel kamar di ketuk seorng pelayan hotel, kemudian Ronal menggabungkan semua minum dan menuangkan ke dalam cangkir (kaca kcil). Setelah itu kita ngobrol panjang lebar sampai larut malam. “… Ronal kemudian mengangkat minuman pesan tlpn lalu .. “Pak ..iya, eh ronal.sya murni” AGK jwbku pendiam. “..iiiiya! Ronal kemudian mengangkat dirinya menghadapi pyudaraku dan di hsapnya.




















