Sementara itu di sebuah rumah kawasan elit Menteng Jakarta pusat tampak sebuah mobil memasuki halaman luas rumah itu. “Ya, tapi sudah hancur, tak ada harapan lagi. Bokep Japan “Ah masa sih, bohong kamu, Do”, sergah dokter Supriyati sambil membalas ciuman Dido di bibirnya. “Baik, Bu dokter”, jawab sahut pria itu dan membiarkan wanita paruh baya itu berlalu dari ruangan di mana mereka berbicara. Kita sama-sama memiliki beban ingatan yang menyakitkan dengan musuh yang sama”. Hatinya semakin panas sampai ia tak sanggup menahan air matanya yang kini menetes di pipi. “Saya juga, Bu. “Kamu mau pacaran sama ibu?”. “Kenurut ibu apa yang kita lakukan sekarang ini bukannya selingkuh?”, tanya Dido. “Nggak apa-apa Bu, untuk orang seperti ibu saya selalu siap, gimana kalau besok kita makan siang bersama”.




















