Tante Ani hanya tersenyum-senyum sajasambil menegak wine-nya lagi. Aku biasanya hanya dikasih 1 sisipsaja oleh ayah,tapi ini skrg aku minumsendirian.Kepalaku terasa berat,dan mukaku panas.Melihat kejadian ini,tante Ani menjadi tertawa,dan mengatakan bahwa aku bukan bakatpeminum. Bokep Arab Melihattingkahku yang suka menurut,tante Ani mulaiterlihat lebih berani lagi. Bau parfum harumyang menempel di tubuhnya tercium jelas dihidungku. Terang aja,ini baru pertama kalinyaaku minum 1 gelas Hennessy sendirian.“Tante,anterin Bernas pulang yah. Nggaseru kalo game-nya cepat habis kayak begini”kata tante Ani.Setelah meneguk wine-nya lagi,tante Aniterdiam sejenak kemudian tersenyum genit.Senyum genitnya ini lebih menantang daripadayang sebelum-sebelumnya.“Tante dare Bernas untuk … hmmm … ciumbibir tante sekarang.” tantang tante Ani.“Ahh,yang bener tante?” tanyaku.“Iya bener,kenapa ngga mau?




















