Desi Yang Menggoda

“Sama aja. Vidio Sex Ketika pulang, kembali kuambil uangku, namun ia tetap menolak dan berkata.“Untuk ongkos pulang kamu saja ke Bogor!”Setelah itu kami sering bertemu. Kakinya yang mengenakan sepatu hak tinggi membuat ia semakin menarik. Karena haus aku mampir ke sebuah kedai dan memesan minum.Di dalam kedai ada seorang wanita yang berdandan sederhana, tidak ada riasan wajah menyolok atau pakaian yang mengundang. Ahh.. Sepertinya mulai ada kesanku secara khusus terhadapnya.Pada waktu mandi, kusabuni punggung dan payudaranya kemudian kusiram dengan air dan mulai kusedot putingnya. Rasanya dengan uang yang kukeluarkan aku bisa mendapatkan lebih dari yang kuharapkan. Hanya sekedar lewat, namun aku juga berharap dapat bertemu dengan Santi lagi. Sekilas kulihat tanggal lahirnya, berarti ia sekarang dua puluh delapan, sementara aku waktu itu masih dua puluh tiga.

Desi Yang Menggoda