mungkin karena bawaan deg-degan sehingga waktu terasa berjalan sangat lamban… “kamu bisa Ran, kamu bisa” gumamku mencoba meyakinkan diri sendiri dan menenangkan diri… “ingat… seberapa banyak persiapan yang kamu lakukan, kalo sampe kamu ga siap, rugi waktu banyak kamu!” lanjutku sembari duduk tegap dengan tangan mengepal diatas paha.tiba-tiba seluruh persiapan yang aku lakukan terbayang kembali dengan jelas…oh iya, perkenalkan namaku Rania Zahranissa, seorang staff keuangan di salah satu Perusahaan Obat di regional solo raya, menikah tapi belum dikaruniai anak, karena dari awal sudah KB terlebih dahulu, karena sepakat dengan suami untuk santai dulu. Vidio Sex bosen nunggu nih!” ejek ku kepada seluruh rombongan party.“oh nantangin nih lontenya!” saut Erik“AAAAAAWWWWW!!” teriakku ketika tiba2 ada seseorang mencubit pentilku. harus cek dulu! dan karena masing-masing dari kami ingin tetap bekerja alhasil kami saling bergantian, kalau tidak




















