Gimana, Pa? Bokep India Bales budi dong!”“Iya, Rio. Aku mulai menggerinjal-gerinjal. Terasa suatu kenikmatan tersendiri pada syarafku ketika buah dadaku dipermainkan olehnya. Hanya mereka berdua yang pernah menyetubuhiku. Aku pun langsung menelan obat sakit kepala yang diberikannya.“Gimana sekarang rasanya? Ia membaringkan tubuhku yang tampak menggeliat-geliat di atas ranjang. Sejak itu, aku hanya tinggal bertiga dengan ayah tiriku dan Rio.Sepeninggal ibuku, sikap Rio dan ayahnya mulai berubah. Aku sudah tidak ingat lagi apakah Rio dan ayahnya masih mengagahiku atau tidak setelah itu. Aku seketika itu juga bangun dan meronta-ronta sekuat tenaga. Entah karena apa, hari ini bank tempatku bekerja terkena rush. Aku pun langsung menelan obat sakit kepala yang diberikannya.“Gimana sekarang rasanya?




















