Memang sih, secara fisik, Tia memang jauh di atas Evi, tapi mengapa perasaanku cenderung memilih Evi? Akhirnya Evi menghampiriku sambil membawakan secangkir kopi hangat. Bokep SMA Bilapun setiap saat kami bertemu pandang, Evi langsung cepat-cepat menghidari pandangan mataku.Maafkan aku Evi…aku begitu menikmati hari-hari sepiku bersama Tia, juga bersama kamu. Akupun lupa dengan ajakan Tia untuk menikmati aroma terapi bersama. Sampai pada hari yang dinanti-nanti,sekali lagi Tia mendominasi ku. Kalaupun tidak bertemu, kami tetap berkominikasi lewat telepon. Aku hanya sanggup menganggukkan kepala. Aku hanya tersenyum dalam hati. Aku dan Tia berpasangan berdansa sambil mengikuti alunan lagu dari tape recorder. di sana pula aku berkenalan dengan Tia, seorang gadis yang cantik, berbadan tinggi sintal dan berkepribadian menarik.




















