Pada saat film dimulai, pikiran saya tidak fokus kepada film yang diputar melainkan kepada Tia yang dalam remang- remang terlihat sangat manis dengan kemeja putih dan rok hitam.Entah bagaimana awalnya Tia pun mengatakan bahwa udaranya sangat dingin, dan dengan tiba- tiba Tia menarik tangan saya dan memeluknya. “Bentar ya pak, Tia bikini kopi dulu.. Bokep Asia “Gillaa Bapak hebat banget sch. Siang itu suasana di Mall sangat sepi dan lenggang. “Ech..ya… maaf Tia… Lagi nglantur aja pikirannya…” jawabku sekenanya.Tia pun tertawa mendengar jawabanku.. Tia menyedot kontolku sambil menggerakkan kepalanya ke atas dan ke bawah sehingga kontolku pun semakin lancar keluar masuk dalam mulutnya sambil sesekali Tia menyedotnya seperti sedotan.




















