Ia memberikan foto kopi KTP dan kartu keluarga kepada ayahku. Bila bertatap mata dengan Mbak Marissa, dadaku berdebar-debar. Bokep Tobrut Aku menemukan sebungkus lilin, dan menyalakannya dengan korek api yang tergeletak di sebelahnya. Hujan masih turun. Rambutnya lurus panjang. Sebelum masuk taksi, Mas Fredi menghampiri ayahku yang sedang membaca surat kabar di beranda“Saya titip rumah, Pak RT. Aku meraba-raba sekeliling dan mencari lilin. Kami pindah kemari tiga hari lalu.Kami mau melapor pindah,” kata lelaki itu sopan. Ia memberiku kenikmatan seminggu penuh. Dan tak perlu menunggu sore, ia kembali siangnya, sekitar pukul 10 dan menyerangku lagi di minggu pagi itu. Entah kenapa, semenjak hari itu, wajah Mbak Marissa, begitu aku memanggilnya, terus bergelayut di mataku. Ia menghelaku ke kamarku dan menjerembabkan aku ke tempat tidur.










