Aku mau pulang dulu..”, Rida menyapa mereka berdua yang mendekatinya.“Rida, kami bakal diberhentikan besok..”, Warto berkata.“Iya Pak, aku juga nggak bisa apa apa..”, Rida menjawab.Di luar hujan mulai turun. Bokep Hot Adduhh..!”, Rida merintih.Seperti ******, Warto mulai menyodok nyodok Rida dari belakang. Rida benar-benar merasa terhina. Entah sudah berapa kali para pemabuk itu menyemprotkan sperma mereka ke seluruh tubuh Rida sebelum akhirnya meninggalkannya begitu saja setelah mereka puas.,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Rida menangis sesengggukan. Kembali Rida bermandi sperma. Celakanya, ia sudah pamit dengan teman sekamarnya Ita, bahwa ia tak pulang malam ini karena harus ke rumah saudaranya hingga tentu tak akan ada yang mencarinya.Rida ditarik ke tengah lobby bank itu. Rida benar-benar merasa terhina. Diman sekarang berusaha menurunkan celana panjang ungu Rida.




















