“Belum ada yang cocok,” jawab Rivan dengan simpel, membuat Reyna menggeleng-gelengkan kepala, wanita itu mengambil teh dimeja dan meminumnya.“Rey.. Bokep Cina Hentakan pinggul lelaki itu begitu cepat dan kuat seakan ingin membobol dinding rahim, memaksa Reyna berpegangan pada besi ranjang penikahannya untuk meredam kenikmatan yang didustakan.“Reeeeey.. Benarkah kamu menyukai lelaki ini?.. Tapi kami sudah mengakhirinya tepat seminggu yang lalu,”“Kenapa?” sambar Reyna yang tiba-tiba penasaran atas isu skandal yang memang telah menyebar dikalangan para guru mesum. Reyna berdiri bersandar dimeja, menghela nafas panjang lalu meneguk liur untuk membasahi kerongkongannya yang terasa sangat kering.“Rivan, terimakasih untuk semuanya, tapi kau bisa pulang sekarang,”“Tidak Rey, kita harus menyelesaikan apa yang sudah kita mulai,”“Apa maksudmu?… Tidak.. Batang itu terus berkedut saat jari lentik Reyna yang gemetar menuntun kedalam mulutnya.Menikmati keterkejutan wajah Rivan atas keberaniannya.




















