Sekarang apa lagi?” tanyaku. Film Porno Umurku lebih 10 tahun darinya. Pandanganku sayup, dan terasa benda lembut menyapu kepala barangku dan benda lembut lainnya menyapu bijiku. Lalu segera terdengar suara terpekik pendek hampir berbarengan. “Jacky, kamu berasal dari mana?” lanjutnya. Si Emily menghampiri kami berada, karena si Eve dan Khira tertawa terbahak-bahak melihat gambar itu. “Kan tidak ada yang tahu, lagi pula kami tidak akan menceritakan pada siapa-siapa, sungguh kami janji,” si Emily mewakili mereka. “Saya Eve,” gadis bermata biru ini asal Jerman. Aku mencoba menghindar dari situ, tapi tanpa sengaja sikut Khira tersentuh barangku yang hanya tertutup celana sport tipis. “Nah! Hanya tinggal beberapa bulan saja.” Aku tidak bisa bilang apa-apa lagi. “Slep… slep… chk… chk…”
Itulah yang terdengar paduan suara antara barangku dan mulut Khira. Hanya kukecup lembut keningnya dan berkata, “Thank




















