“Masih salah, sudah lihat aja nih”, Vera membuka pengait Bra-nya, sehingga kedua buah montok itu serasa hampir mau jatuh. Bokep Mama Sebelum terlalu jauh, kita harus membuat komitmen dulu Mbak”, kataku agak serius. “Tidak apa-apa Mas, justru.. “Sini, saya emut saja dulu”. Maaf, saya cuma mau bilang kalau Mbak Vera.. Ia kemudian sibuk menenangkan bayinya.“Apalagi setelah punya bayi, tambah repot Mas”, katanya. Asyik banget.. Kini keputusan seluruhnya berada di tanganku, apakah aku akan berani mengkhianati Lia dan menikmati malam bersama tetangga hot yang bahenol ini.Vera duduk di sampingku, tercium semerbak aroma parfum dari tubuhnya membuat hatiku semakin bergetar. Boleh dibilang rumahku merupakan rumah terindah di kompleks itu.Aku menempati rumah ini sejak lima tahun yang lalu, dulunya sendiri saja, namun sejak satu tahun lalu aku menikah dan kini tinggal berdua dengan Lia, isteriku.




















