Faried cukup tahu diri mengenai hal ini. Bokep Ojol Bang Faried?” wanita itu membuka suara duluan.“Iya…Ayu kan?” yang dijawab wanita itu dengan anggukan kepala.Tidak banyak yang berubah pada wanita itu, ia tetap cantik dan tubuhnya masih langsing walau telah memiliki anak. Sepanjang perjalanan ke bandara ia tidak ada kesempatan untuk itu karena Ayu sibuk bicara melalui ponselnya, yang pertama dengan seorang teman, yang kedua dengan si direktur, yang membakar api cemburu dalam hati Faried. Wanita itu bukan hanya sekedar langganan, namun telah menjadi teman baginya. Ia sudah berusaha menghilangkan beban psikologis apa pun termasuk perasaan cinta. Hidung dan lidah Faried menciumi dan menjilati daerah di belakang daun telinga Ayu dan sekitar tengkuknya.















