“Luka Om, sudah dibawa ke rumahsakit. Bokeb “Ada apa?”“Om?”, terlihat ada kemelut yang sangat merisaukannya.“Apa Ermita?”“Om … tidak … mengambil keperawanan saya?”Aku terkejut. “Kok kamu tidak bawa uang ini?”, teriakku. Mengenakan blus sutra warna gading tanpa lengan dan rok span hitam setengah paha yang menunjukkan busungan dada, lekukan pinggang dan panggul sempurna yang bergoyang indah, sunglasses, tas tangan menggantung di samping kiri dan blazer disandang di bahu, dia kelihatan luar biasa cantik dan seksi sekali. Jangan khawatir Ermita. Ermita menghirup anggurnya. “Om, Mita jangan diperkosa Om”, rintihnya memohon.“Kamu kan mau ngasi tempek-mu ke Om?”“Jangan Om, Mita takut nanti Mita hamil Om.” Rupanya walau separuh mabuk masih tersisa akal sehatnya.Aku berhenti.




















