Ia sudah menyadari kehadiranku rupanya. Sebulan berlalu. Film Porno Tapi dia masih duduk di semester dua. Willy tertawa kecil mendengar jawabanku. “Eh, Tomi. Pas aku nyampe di dapur aku terkesima. Aku tak tahu. Cepat. Segera kuambil minuman dingin dari lemari es. Gila aja kontol bisa segede itu! Ia sudah menyadari kehadiranku rupanya. Juga kuliah di fakultas ekonomi satu kampus denganku. Cepat. Bisa dibilang, si Willy ini piaraan Mama. Bisa berabe nih. “Yap,” sahut Willy singkat. Ia tak merasa ada yang aneh dengan kejadian semalam. Jauh lebih menonjol kayaknya. Sepertinya ia tak perduli kalao aku memergokinya telanjang bulat bersama Mamaku. Gila aja. Segala biaya hidupnya, Mamaku yang nanggung. Akhirnya akupun orgasme sambil memandangi Mimi dan Willy yang terus bercinta. Karena itu aku dan adik-adikku tak pernah protes dengan apapun yang dikerjakan oleh Mamaku.




















