Ini adalah harapan terakhir Cinta. Film Porno Ternyata Cinta salah memprediksi. Menerima ‘klien’ bermodal besar membuat Cinta menjadi banyak memiliki kenalan kelas atas. “Ppfftt..”.Cinta merubah posisi duduk dengan menyilangkan kedua kakinya. Memang ia tidak bisa begitu saja menuduh Cinta demikian. Sama-sama mengetahui rahasia pribadi satu sama lain. Cinta menggelengkan kepalanya. Keduanya kini sepertinya ada di dalam posisi yang sama. Lenguhan itu semakin panjang ketika Rido mulai menggerakkan pinggulnya. Dengan demikian kemungkinan laki-laki paruh baya itu akan ilfilterhadap dirinya. Laki-laki itu duduk di pojokan. Oke cukup, pikir Cinta. “Boleh aja, kalo kamu gak masalah aku turun ke bawah gak pake celana terus gak pake daleman”. Nomor telepon yang tadi Om telpon juga Om dapet dari Om Rudi…”. Belum lagi kerutan-kerutan di wajahnya menambah kesan ‘tua’ tersebut. Tatapan nanar ke arah kedua pahanya.




















