Dari rumah aku dandan cukup rapi dan berangkat menuju tempat janjian kami.Sampai di sana aku lihat Galih sudah duduk di satu kursi cafe itu “Mau pesan apa?” Katanya dan aku hanya tersenyum walau dalam hati aku merasa ada yang aneh dengan sikapnya, biasanya dia sudah tahu minuman kesukaanku dan biasanya sudah ada di meja sebelum aku datang. Bokep Arab Dan akupun menjadi dekat dan lebih dekat lagi dengan om Reza, bahkan kami sudah pernah melakukan adegan layakanya dalam cerita sex. Tapi lama kelamaan akupun merasa ada sayang padanya karena akupun sering merindukannya.Satu hari berada di Bali aku begitu senang karena seperti biasanya om Reza selalu memanjakan aku. Dan seperti biasa om Reza bangun namun sebelumnya dia mengecup keningku “Cantik.. dan aku akan paham aku nggak akan nuntut lebih dari kamu..” Tapi rupanya rengekanku




















