Sebenarnya saat itu aku-pun sangat kaget sekali, sungguh baru kali ini Papiku berbicara ngawur kepadaku. ”, Tanyaku kepada Papi.“ Pake deh sana, main sana biar gak ada yang curiga ”, Papi pun menjawab sambil memberikan kunci mobilnya.“ Makasih ya Pi ”, ujarku sambil mencium pipi Papi.Lalu Aku-pun berpakaian rapih, dan mulai menuju rumah temanku yang kira-kira jaraknya kurang lebih 2Km dari rumahku. Bokeb tanganku menggenggam batang Papi dengan erat walau dengan rasa malu-malu. ”, .Aku kali ini sudah tak malu-malu lagi mengatakannya dengan vulgar saking tak tahannya menanggung gelombang birahi yang menggebu-gebu. ”, .Aku kali ini sudah tak malu-malu lagi mengatakannya dengan vulgar saking tak tahannya menanggung gelombang birahi yang menggebu-gebu.




















