Kami mengenal pria ini sebagai Pak Kusrin. Teruuuuuss ….” Ujar Pak Kusrin sambil menggapai buah dadaku dan meremasnya.Aku terus menggerakkan pantatku naik turun sehingga kotol Pak Kusrin bisa terus bergesekan dengan dinding-dinding dalam memekku. Bokeb Pak Kusrin meminta aku berdiri di samping mobil dan menaruh kedua tanganku di atas kapnya. Namun aku sadar bahwa dengan merelakan tubuhku, aku akan dapat menyelamatkan kedua orang tuaku yang sangat aku sayangi. kotol itu berdenyut-denyut di dalam memekku dan akhirnya menyemburkan cairan kental memenuhi rahimku. Yeeeeeaaahhhhhh …… Aaaaaaahhhh …” aku terus mendesah. Aku butuh untuk pengobatan Abah, membayar listrik dan makan sehari-hari.Aku sengaja tetap tinggal di taman belakang, rebahan di atas meja batu, telanjang bulat.




















